Skip to main content

1000 jalan menuju Roma,...

oleh Tofan Rachmat Zaky

1000 jalan menuju Roma,...
mungkin itulah inspirasi yang saya dapat dalam wacana "MENGINTELEKTUALKAN AKTIVIS, MENGAKTIVISKAN INTELEKTUAL".


Pengamatan saya di Indonesia, bentuk aktivisme seperti ini memang banyak dilakukan dengan berbagai cara, tidak harus berpolitik praktis, tidak harus mengikuti pusaran persaingan kekuasaan.
Misalnya:
Seorang peniaga perempuan di Bali yang memulai bisnis kecil rempahnya (industri rumah). Untuk menembus pasaran Eropa ia harus berhadapan dengan tantangan birokrasi dan standarisasi Eropa yang tidak adil. Namun, dia berjuang dengan langkah awal memulai masuk melalui cara menyewa booth fair di eropa(pergi dengan meminjam uang). Dia pelajari standarisasi eropa itu yang cukup ketat dan mencari jaringan perkenalan. Akhirnya ia berhasil, walaupun sepanjang perjalananya ia juga mengalami permasalahan dengan pemerintah Indonesia dan pesaing-pesaing global.
....,itu aktivisme,..





Ghairah anak-anak muda di daerah luar bandar atau kawasan terpencil Indonesia membuat film pendek (short film). Dengan peralatan sangat sederhana dan tidak mempunyai pendidikan, mereka mampu menyampaikan melalui film singkat itu, pesan sebuah fenomena sosial-ekonomi masyarakat kampung yang termarjinalkan oleh pemerintah pusat. melalui film-film ini juga sekaligus mereka mampu memperkenalkan keindahan alam wisata daerahnya,... film pendek, murah, mudah dan representatif,...
...,ini sebuah aktivisme,...
Penanggulangan bencana asap(jerebu) di kawasan hutan Kalimantan dan Sumatera oleh sekelompok anak muda. dengan meminjam peralatan sebuah NGO mereka menjadi relawan di hutan, memompa air dan membuat sumur berhari-hari, demi mendapatkan quantiti air banyak supaya mampu mematikan kobaran api di Hutan, mendapat halangan dari mafia(samseng) setempat. Anak-anak muda ini berjuang berhari-hari dengan asap super-tebal tahap kuning. Sebagian relawan ini adalah sarjana dan bahkan ada yang berkelulusan predikat master. tidak peduli lagi dengan bantuan pemerintah atau NGO, juga pihak media yang tak menyokong mereka. yang mereka tahu adalah mereka harus berbuat sesuatu,..itu saja
..., ini juga aktivisme,..
Sekumpulan anak muda di Jawa tengah yang berjuang memberdayakan(pemerkasaan) masyarakat Nelayan kampung dan menjaga melestarikan terumbu karang (Coral reef). untuk menghidupi diri mereka membuka kedai, menjadi tour guide, dosen (pensyarah) , padahal salah satu dari relawan itu memiliki gelar Phd dari Jepang(Jepun) di bidang kelautan.
...,ini jelas aktivisme,...
Banyak cara melakukan itu semua, banyak cara yang pemerintah atau NGo besar tidak mampu lakukan. Bagaimana caranya? selalu ada cara. itulah tantangan seorang aktivis, seorang kaum intelektual,...
karena menyelamatkan bangsa dan negara adalah tugas kita semua. Elemen kenegaraan, bangsa dan tanah air adalah beban dan anugerah kita semua.
bukan hanya tugas pemerintah (yg disibukan dengan tugas birokrasi dan drama politiknya).
ini adalah tugas dan kewajiban kita semua,..
seperti yang disampaikan oleh Yudi Latif dalam thesis dan bukunya "Intelegensia Muslim dan Kuasa",... dari zaman dulu kaum intelektual di Nusantara memang sudah terbiasa berjuang langsung ke masyarakat dan alamnya tanpa ada batasan status.
permasalahan rakyat adalah masalah kita,..
permasalahan alam adalah masalah kita,...
permasalahan negara adalah masalah kita,...
Kuala Lumpur, 29/10/2015

Comments

Popular posts from this blog

Bersama Hijjaz Kasturi ,Arkitek Terkenal

Pembentangan menarik arkitek terkenal negara,Hijjaz Kasturi di ASWARA lewat petang tadi. Hijjaz Kasturi yang bertanggungjawab merekabentuk bangunan-menara yang unik-unik di Malaysia seperti menara rebung TM,bangunan Tabung Haji,menara Maybank,Pusat Konvensyen Putrajaya ,menara Alor Star dan banyak lagi.





Beliau bicara soal idea INOVATIF ,rekabentuk yang menekankan aspek GO GREEN,dan kerja-kerja KREATIF. Idea senibina beliau punya makna tersendiri dan penuh falsafah disamping menerap mesej kemelayuan keislaman kemalaysian. Misalnya menara Maybank punya falsafah dari rekabentuk keris Melayu manakala Tabung Haji itu ada falsafah rukun Islam dari rekabentuknya.Beliau mengharapkan kita tetap membahaskan soal rekabentuk yang mempunyai ciri kemalaysiaan. Bagi seorang arkitek kata beliau rekabentuk masing-masing selalunya dipengaruhi juga oleh "school of thought" mereka. Beliau juga melontarkan persoalan bagaimana ukiran Melayu turut dipengaruhi oleh suasana persekitaran,kebudayaan ora…

Catatan Kembara di Thailand

oleh Wan Mohamad Wasif Catatan Kembara di Thailand
Sudah lama saya memasang niat untuk kembara ke Selatan Thailand apatahlagi selepas mendengar kisah pengalaman sahabat-sahabat yang mengadakan pelbagai program kebajikan dan pendidikan disana.


Ada yang ke sana membuat kajian tentang sejarah dan tokoh di Pattani,ada yang menjadi sukarelawan mengajar Bahasa Melayu di sana,ada yang mengisi pelbagai program khusus untuk anak-anak yatim disana.Faktor keselamatan sering menghalang saya untuk kembara ke sana,apatahlagi tv di Malaysia sering juga memaparkan berita tentang pembunuhan-tembak menembak di Selatan Thailand sehingga mengerunkan sebahagian orang  untuk ke sana dan beberapa kali juga saya dinasihatkan untuk menangguhkan kunjungan ke sana atas faktor keselamatan oleh sebahagian orang yang mengikuti perkembangan berita terhadap apa yang sedang berlaku disana.Mendengar kisah pengalaman sahabat yang telah kembara disana tanpa apa-apa masalah membuatkan saya cemburu untuk ke sana.
Pelawaan un…

21st Century Maritime Silk Road and Chinese Soft Review and Prospect

Perbincangan mengenai 'Silk Road' atau Laluan Sutera akan sama sekali menyentuh period era Kerajaan Melayu Malaka, ini dijelaskan menerusi pembentangan oleh Prof. Zhang Xiping bertajuk Malacca: The Dynamic Nexus of East West Contact (merupakan pengarah Institut Pengajian China Antarabangsa, Universiti Pengajian Hubungan Luar Beijing, China) dan menyentuh berkenaan kerajaan Samudra merujuk 'Sumatera'. Seminar Antarabangsa dibawah tajuk 21st Century maritime Silk Road and Chinese Soft Power : Review and Prospect. Apa yang perlu diperhati di sini adalah fakta dan pensejarahan Melaka sekaligus Sumatera. 
Pertama menyentuh rujukan yang digunapakai masih mengambil dari sumber2 lama dari barat sekalipun perbincangan ada merentas period kolonial. Dari aspek sejarah adalah pengulangan fakta dari sumber yang sama iaitu melihat Melaka dari perspektif sejarah perdagangan India dan berkitar di Lautan India. Pada kebiasaannya dalam penulisan sejarah Kepulauan Melayu-Indonesia (Melak…